Kamis, 15 Desember 2016

Ahok : Sangat Terpukul Jadi Terdakwa Kasus Penodaan Agama

berita.rizalmedia.com - Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan menjadi terdakwa kasus penodaan agama adalah hal yang sangat menyedihkan. Apalagi Ahok, sapaan akrab Basuki, menjelaskan selama ini punya kedekatan dengan agama Islam meski dia beragama Kristen Protestan.


Kata Ahok, hal itu menjadi penyebab dia dipeluk erat oleh kakak angkatnya yang Muslim, Nana Riwayatie, usai persidangan perdana Selasa kemarin di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara. Mereka sama-sama tak percaya Ahok didakwa menista agama Islam.

"Itu adalah suatu hal yang menyedihkan buat kami. Enggak kepikir sama sekali," ujar Ahok hari ini kepada para pendukungnya di Rumah Lembang, markas tim pemenangan Ahok - Djarot untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 di Menteng, Jakarta Pusat. Ahok mengatakan, sebagai politisi, ia telah berusaha sekeras mungkin untuk tidak pernah terjerat kasus korupsi.

Bukan hanya itu, kata Ahok, ia juga berusaha keras untuk menghormati orang tua angkatnya, pasangan Muslim yang mengurusnya saat ia merantau ke Jakarta dari kampung halamannya di Belitung Timur. Dijadikannya ia sebagai terdakwa menggugurkan seluruh upaya keras itu.

Ahok, untuk pertama kalinya berurusan dengan hukum dengan status terdakwa. Statusnya sebagai terdakwa penista agama Islam, sama saja artinya dengan Ahok tidak lagi menghormati kedua orang tuanya yang menganut agama itu.

"Dalam tradisi Islam, istilahnya, saya, kalau menyakiti hati orang tua, sama saja dengan melihat dia menangis di kuburan. Saya teringat itu. Bagaimana saya menistakan agama Islam, apa kita mau membuat orang tua kita menangis di kuburan? Enggak mungkin kita lakukan. Makanya kakak [angkat] saya merasa, kok bisa sampai kayak gitu (Ahok menjadi terdakwa)," ungkap Ahok.

Kami adalah Tim beritarizalmedia.blogspot.com yang merupakan website berita milik RIZALmedia.

Terima kasih atas komentarnya.
EmoticonEmoticon